header-int

Kata Baku Yang benar! Jangan Sampai Salah!

Selasa, 19 Mar 2024, 13:03:11 WIB - 530 View
Share
Kata Baku Yang benar! Jangan Sampai Salah!

Apa Itu Kata Baku?

Dalam bahasa Indonesia, kata baku sering digunakan untuk menyampaikan atau menulis artikel ilmiah. Kata jenis ini juga sering digunakan dalam dialog atau pidato tertentu. Beberapa contohnya adalah dialog formal dan pidato kenegaraan. Apa arti dari kata default? Pengertian kata baku Menurut Nanda Saputra dan Nurul Aida Fitri dalam buku Teori dan Penggunaan Bahasa Indonesia (2020), kata baku adalah kata yang sesuai dengan pedoman atau kaidah kebahasaan yang berlaku. Dalam bahasa Indonesia, kata standar mengacu pada KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dari buku Ainya Prihantin, GEG Bahasa Indonesia (2015): Pengertian kata baku adalah kata yang pengucapan atau ejaannya sesuai dengan baku yang baku.

Kata baku adalah kata yang ejaan dan pengucapannya sesuai dengan ejaan dan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku. Kata Baku Ini adalah kata-kata yang ejaannya tidak sesuai dengan ejaan atau kaidah bahasa Indonesia yang benar.

Contoh kata baku

Kata baku digunakan dalam situasi formal seperti diskusi, ceramah, ceramah dan penyusunan artikel ilmiah.
Alfabet, Keberanian, Guru, Detail, Ekosistem, Label, Pakar, Aktif, Aktivitas, Keberanian, Binatu, Bus, Chili, Prestasi, Sarjana, Memori, Terakhir, Desain, Diagnosis, Makanan, Gua. dan masih banyak lagi
Praktisnya, jika Anda menemukan kata yang bentuk bakunya dipertanyakan, periksalah di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Itu saja, mari kita bahas kata Baku yang dapat meningkatkan pemahaman Anda.

Unidha STKIP Nasional memiliki legalitas yang sah oleh Kemenristek DIKTI yang telah terakreditasi , dan semua program studi telah terakreditasi BAN-PT dan LAM-Pendidikan. Dengan sarana dan prasarana yang lengkap untuk mendukung seluruh kegiatan perkuliahan dan Tri Dharma Perguruan Tinggi, seluruh dosen telah bergelar Master dan Doktor dari dalam dan luar negeri, yang memiliki kompetensi dan sertifikasi pada bidang ilmu pendidikan
© 2024 Universitas Indonesia Raya Follow Universitas Indonesia Raya : Facebook Twitter Linked Youtube